Mau Beli Skuter Listrik Pertama? Panduan Singkat Biar Nggak Salah Pilih

Nov 20, 2025

Skuter listrik sekarang makin sering dipilih buat mobilitas harian. Praktis, hemat, dan pastinya seru dipakai. Tapi buat yang baru pertama kali beli, salah pilih skuter itu kejadian yang cukup sering — entah jaraknya kurang, tenaganya lemah di tanjakan, atau beratnya bikin males dipakai.

Artikel ini jadi panduan singkat buat membantu memilih skuter listrik pertama yang paling pas.


Tentukan Kebutuhan Sejak Awal

Sebelum lihat merek atau harga, hal paling penting adalah memahami kebutuhan penggunaan.

Coba jawab beberapa pertanyaan ini:

  • Skuter akan dipakai buat apa? Komuter harian atau sekadar santai di akhir pekan?

  • Jarak tempuh kira-kira berapa kilometer per hari?

  • Rute yang dilalui banyak tanjakan atau mayoritas jalan datar?

Kebutuhan ini akan jadi dasar utama dalam menentukan spesifikasi skuter yang tepat.

Baterai & Jarak Tempuh

Jarak tempuh di dunia nyata biasanya berbeda dengan klaim brosur. Sebagai gambaran umum:

  • 350 Wh → sekitar 10–20 km

  • 500 Wh → sekitar 18–30 km

  • 600 Wh ke atas → 25–35 km atau lebih

Jarak ini dipengaruhi oleh banyak faktor seperti berat badan, kondisi jalan, tanjakan, dan gaya berkendara. Baterai yang lebih besar biasanya lebih aman untuk pemakaian harian karena nggak bikin was-was kehabisan daya di tengah jalan.

Tenaga Motor & Kemampuan Tanjakan

Daya motor (watt) menentukan seberapa kuat skuter melaju, terutama saat menghadapi tanjakan.

Panduan sederhananya:

  • 250–350 W → cukup untuk jalan kota yang rata

  • 450–600 W → aman buat tanjakan ringan

  • 800 W ke atas → performa tinggi dan akselerasi lebih responsif

Kalau berat badan cukup besar atau rute sering melewati tanjakan, lebih baik pilih daya motor di atas standar minimum agar performa tetap nyaman dan motor tidak cepat bekerja terlalu berat.

Sebagai catatan, rata-rata batas berat pengguna skuter listrik berada di kisaran 120 kg.

Fitur Keamanan & Software Pendukung

Fitur keamanan bukan sekadar tambahan, tapi penting untuk kenyamanan sehari-hari.

Beberapa fitur yang sebaiknya ada:

  • Rem cakram

  • Lampu lengkap (depan, belakang, sein)

  • Alarm dan sistem anti-pencurian

  • Kunci digital (PIN, NFC, atau aplikasi)

  • GPS atau fitur pelacakan

  • Ketahanan air minimal IP54–IPX5

Fitur yang lengkap bikin berkendara lebih aman dan parkir jadi lebih tenang.

Portabilitas & Berat Skuter

Berat skuter sering kali baru terasa setelah dipakai rutin.

Rekomendasi umum:

  • Pemula: 12–18 kg

  • Sering naik MRT, KRL, atau lewat tangga: sebaiknya di bawah 15 kg

Semakin besar baterai dan tenaga motor, biasanya bobot skuter juga makin berat. Jadi penting menyesuaikan dengan kebutuhan mobilitas sehari-hari.

Budget yang Realistis

Kisaran harga skuter listrik di Indonesia saat ini:

  • Rp 2–4 juta → model dasar untuk pemula

  • Rp 4–8 juta → cocok untuk komuter harian

  • Rp 8 juta ke atas → performa tinggi dan fitur lebih lengkap

Perlu diingat, baterai besar, motor kuat, dan fitur lengkap pasti berpengaruh ke harga. Selain itu, pilih juga merek dengan layanan servis dan spare part yang jelas, karena skuter listrik adalah kendaraan yang dipakai jangka panjang.


Memilih skuter listrik pertama memang terlihat rumit, tapi kalau tahu kebutuhan kamu, semuanya jadi jauh lebih simpel. Fokus pada tiga hal: jarak tempuh, tenaga motor, dan fitur keamanan.

Kalau kamu masih bingung cocoknya yang mana, kamu tinggal masuk ke sistem rekomendasi otomatis:

👉 https://rekomendasi.snoiclub.id/
Di sana kamu tinggal jawab beberapa pertanyaan, dan sistem akan kasih daftar skuter yang paling cocok buat gaya hidup kamu.

Artikel ini diadaptasi dari konten milik BayuScooterman .
Lihat postingan aslinya di Instagram: https://www.instagram.com/p/DRQ56S3EkEG/
Photo credit : Setyo